KPK Didesak Sorot Kekayaan Kasatpol PP Zulfahmi, Forkorindo : Mertua Dia Tersangka Korupsi Duta Palma

RibakNews.com (Pekanbaru) –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hingga kini telah memeriksa 40 Pejabat yang berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT), Eks PJ Walikota Risnandar Mahiwa, eks Sekdako Indra Pomi Nasution dan mantan Plt Kepala Bagian Umum Setdako Pekanbaru Novin Karmila, salah satu yang di lakukan pemeriksaan adalah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian. Kamis (30/01/2024).

Menanggapi hal itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo), DPD Provinsi Riau, ikut menyoroti salah satu pejabat tinggi Kota Pekanbaru yang ikut diperiksa  tersebut, yakni Zulfahmi Adrian selaku Kasatpol PP Kota Pekanbaru.

Ketua DPD LSM Forkorindo Riau, Tp. Batubara menduga, dari hasil Investigasi Lembaganya, kekayaan Kasatpol PP Kota Pekanbaru tersebut banyak bersumber dari yang tidak diketahui, dan sangat mengejutkan lagi, mertua Zulfahmi Adrian tersebut adalah seorang koruptor yang sedang menjalankan hukuman penjara dari perbuatannya yang terbukti melakukan korupsi.

“Kasatpol PP Pekanbaru bersama bawahannya ini ikut diperiksa KPK, terkait korupsi PJ dan Indra Pomi, dugaan kami Zulfahmi ini adalah orang yang ikut dalam lingkaran Korupsi di pemko dan ada hubungan nya dengan OTT kemarin,” pungkas Batubara.

Sambungnya lagi. “Sangat mengejutkan kita semua, ternyata setelah ditelusuri, Zulfahmi ini adalah Menantu dari mantan Bupati Inhu, Raja Thamsir Rachman yang saat ini mendekam dipenjara karena kasus korupsi, jadi dugaan kita tidak menutup kemungkinan Zulfahmi menerima aliran dana siluman yang misterius, dari investigasi kami juga kuat diduga harta kekayaannya tersebut banyak yang tidak memiliki sumber yang jelas,”.

“LSM Forkorindo Riau mendesak KPK serius mendalami harta kekayaan yang dimiliki Zulfahmi Adrian dan istrinya, kasus OTT Di Pekanbaru ini adalah pintu masuk KPK untuk mendalami seluruh kekayaan Pejabat Pekanbaru terkhusus kekayaan Kasatpol PP Pekanbaru, KPK juga kita minta jangan kasih kendor kepada siapa pun yang berkaitan dengan Korupsi Di Negara ini,” paparnya

“Dari laporan setiap tahunnya, kekayaan orang nomor satu di Satpol PP Pekanbaru ini sangat mencurigakan, laporan setiap tahunnya sama semuanya, perbedaannya hanya 1% saja yang berubah, semua laporannya kita duga hanya di Copy paste saja, dan untuk setiap tahunnya tidak ada perubahan, kan tidak mungkin dia gak bayar utang sama sekali dan tidak mungkin kekayaannya tidak bertambah sedikit pun, penuh sandiwara ini laporan kekayaan pejabat seperti ini, kita menduga setelah terjadinya pemeriksaan oleh KPK akan ada perubahan yang signifikan dalam laporannya tahun 2024,” tegasnya.

“Dan sangat mengejutkan lagi, semua kekayaannya berada di Kabupaten Indragiri Hulu tempat dimana mertuanya sebagai pejabat paling berkuasa di sana, hingga tersandung korupsi bersama Surya Darmadi Bos PT Duta Palma terkait izin perkebunan sawit dan APBD, kuat dugaan kami lahan milik Zulfahmi ini adalah lahan sawit yang diperoleh dari Duta Palma, atau aliran dana dari sang mertua” tutupnya.

(Sinaga).