Warkah Adat LAM Meranti Resmi Terbit, Ketua DPRD Apresiasi dan Siap Mendukung

RibakNews.com (Meranti) —Pengenalan Penerbit Warkah Belai Adat Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau Langsung di Buka Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar di wakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tengku Arifin di Gedung LAM.

Selain itu, terlihat hadir Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Tengku Arifin, Kapolres Meranti di wakili Oleh Kabang Log Polres Meranti AKP Heri Putra Kapolsek Danramil, Ketua LAM Afirizal Cik dan Pengurus Lam Kepulauan Meranti serta tamu yang hadir saat itu.

Ketua Umum LAM Kepulauan Meranti Afirizal Cik, menyampaikan bahwa telah dilaksankan Penerbit Warkah Belai Adat Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti dapat dilaksanakan dengan baik dan berjalan dengan baik.

”Suatu penerbitan yang dahulunya di kerajaan Riau Lingga, Penerbitan bernama matba’ah dengan ini sebagai pembelajaran muatan lokal di sekolah – sekolah, agar siswa- siswi di Kepulauan Meranti dapat cerdik pandai dan dapat menulis buku yang baik, cukup bisa dicetak di LAM Riau khususnya di LAM Kepulauan Meranti nantinya akan digagas dengan baik,” ujar Afrizal Cik.

Afrizal cik juga mengatakan, Tim budaya lokal, semulanya pernah meminta LAM Riau, dalam korator penerbit buku mereka, kami juga menerbitkan buku, namun harus ada korator ada di Kepulauan Meranti, dan kami sudah ada penerbit Warkah Adat Kepulauan Meranti.

”Kita sebagai Orang Melayu tentunya suka berpantun dan juga dalam hal tulis menulis, dalam hal penerbitan buku, dikata warkah dengan kata Pers artinya adalah buku dan sebagai konsef yakni warkah balai adat, dan ini semua tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kepulauan Meranti,” kata Ketua LAM Meranti.

Kata Ketua LAM, Tentunya bantuan dari Pemerintah khususnya Bupati dapat dalam mendukung semua bentuk Kegiatan LAM Kepulauan Meranti dalam 10 Bulan dan sudah didirikan Warkah Balai Adat dapat berjalan dengan baik dapat memajukan Kepulauan Meranti.

Afrizal Cik juga sembari berharap, Atas nama Lembaga Adat Melayu Riau hendaknya semua kegiatan berjalan dengan baik, serta dapat lebih baik lagi segala semua bentuk kegiatan di Lembaga Adat Melayu Riau di Kepulauan Meranti.

Sementara itu, Ketua DPRD H.Khalit Ali
Menanggapi dukungan tersebut, bahwa Penerbitan warkah ini merupakan tonggak penting dalam upaya kita bersama untuk melestarikan dan menguatkan kembali peran adat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Warkah ini tidak sekadar lembaran kertas, melainkan petuah amanah yang mengandung nilai-nilai luhur, norma, dan hukum adat yang telah turun-temurun kita junjung tinggi. Ia menjadi suluh dan panduan bagi kita, khususnya generasi muda, dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai masyarakat Melayu yang beradab dan bermarwah,” ucap Khalit (03/01).

Oleh sebab itu, kami menyokong penuh usaha memperkenalkan dan menghidupkan kembali Warkah Balai Adat ini di tengah masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Melalui semangat warkah ini.

“saya mengajak seluruh Datuk-datuk, Tuan dan Puan, untuk merapatkan barisan. Mari kita perkuat persatuan dan kolaborasi. Kecil besar jika bersatu akan menjadi kekuatan besar. Kita optimis, melalui doa, sinergi,” pungkas Ketua DPRD dari Partai PDI-P tersebut.

(Batubara).