Diduga Sungai Tercemar Limbah PKS Akibatkan Ikan Mati Di Sei Kotuk Tapung Kampar, Polisi Minta Warga Laporkan

RibakNews.com (Kampar) —Kondisi sungai Kotuk (Sei Kotuk), yang terletak di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar dalam kondisi memprihatinkan dengan mati nya ribuan berbagai jenis ikan. Ditemukan ikan sebagian sudah mati membusuk dan banyak juga yang dalam kondisi mabuk di dalam air.

Menurut warga yang ditemui di lokasi sungai tempat matinya ikan mengatakan bahwa kondisi sungai seperti itu sudah terjadi sejak hari Sabtu yang lalu. Mereka menduga matinya ikan ini merupakan akibat tercemar limbah pabrik kelapa sawit (PKS), dari sebuah perusahaan pengolahan kelapa sawit yang terletak tidak jauh dari sungai Kotuk yaitu PKS PT Underson. Senin (22/07/2025).

Tampak juga di lokasi beberapa masyarakat lainnya yang sedang asik menangkap ikan yang masih hidup di sungai tersebut untuk di konsumsi.

Salah seorang warga namanya berinisial S yang kesehariannya sebagai pencari ikan menyayangkan kejadian tersebut. Akibat dari matinya ikan di sungai membuat dirinya tidak bisa lagi mencari ikan dengan cara memakai perangkap.

“Biasanya saya memasang bu-bu untuk menangkap ikan, sekarang tidak bisa lagi akibat ikannya pada pingsan dan mati,” ucapnya.

Seorang warga lainnya menerangkan bahwa tadi siang sudah ada datang personil kepolisian melihat lokasi matinya ikan di sungai. Mereka berharap agar masalah ini mendapat solusi dan kondisi sungai dapat membaik sebagaimana mestinya.

Aparat penegak hukum setempat dalam hal ini pihak kepolisian Sektor Tapung ketika di konfirmasi mengenai kondisi matinya ikan di sungai melalui telpon WhatsAppnya mengarahkan langsung supaya warga membuat laporan dan mengatakan bahwa personil kepolisian sudah turun kelapangan dan sedang proses.

“Oh ya suruh aja laporan orangnya (Warga/Red), ya sedang proses,” ujarnya.

Sementara management perusahaan PKS PT Underson belum dapat dikonfirmasi hingga berita ini diterbitkan untuk dimintai keterangan.

(Ir. Habeahan).