RibakNews.com (Pekanbaru) —Ketua DPD PROJO (Pro Jokowi) Provinsi Riau, Dodi Kurniawan, menghadiri undangan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, dalam agenda koordinasi penguatan dan peningkatan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Jalan Sutomo No. 1, Kota Medan, Sumatera Utara, itu menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dengan organisasi kemasyarakatan dalam mendorong kemajuan koperasi di berbagai daerah, termasuk Provinsi Riau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, serta sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi dari berbagai daerah. Kehadiran Ketua DPD PROJO Riau menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi yang sehat, modern, dan berdaya saing.
Dodi Kurniawan mengatakan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi ruh koperasi harus terus dihidupkan agar mampu menjawab tantangan ekonomi di era modern.
“Kami siap mendukung penuh program Kementerian Koperasi RI dalam memperkuat koperasi di Provinsi Riau. Koperasi bukan hanya wadah usaha, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sudah saatnya koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan berbasis inovasi sehingga mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya,” ujar Dodi Kurniawan yang juga dikenal sebagai Aktivis 98.
Ia menambahkan, PROJO Riau siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan pentingnya berkoperasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga pelaku ekonomi kreatif.
Menurut Dodi, penguatan koperasi akan membuka lebih banyak peluang usaha, memperluas akses pembiayaan, menciptakan lapangan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui koordinasi ini diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat menuju Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
(Batubara).










