Ruang Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kuansing Disegel, Publik Menanti Penjelasan Resmi KPK

Foto : istimewa
Foto : istimewa

RibakNews.com (Kuansing) —Suasana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menjadi perhatian publik setelah sejumlah ruangan di Kantor Bupati dikabarkan telah dipasangi segel yang diduga berkaitan dengan kegiatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6/2026).

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, sedikitnya enam ruangan dilaporkan dalam kondisi tersegel. Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari KPK mengenai status maupun tujuan penyegelan tersebut.

Seorang wartawan lokal di Kuansing, AS, menyebutkan bahwa ruangan yang dimaksud meliputi ruang kerja Bupati Kuansing, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten I Setdakab Kuansing, Kabag Umum, serta ruang rapat di lingkungan Kantor Bupati.

“Ruangan yang disegel meliputi ruang kerja Bupati Kuansing, ruang kerja Wakil Bupati, ruang kerja Sekda, ruang kerja Asisten I Setdakab Kuansing, ruang kerja Kabag Umum, serta ruang rapat di Kantor Bupati Kuansing,” ujar AS kepada RibakNews.com, Selasa (30/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di tengah pelaksanaan dua agenda besar di Kabupaten Kuantan Singingi, yakni Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau dan perhelatan budaya Pacu Jalur, yang turut dihadiri para kepala daerah se-Provinsi Riau.

Sebelumnya, pada Senin (29/6/2026), beredar informasi mengenai adanya pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing oleh tim yang disebut berasal dari KPK. Informasi tersebut juga menyebutkan bahwa beberapa pejabat dimintai keterangan.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari KPK maupun instansi terkait mengenai kebenaran informasi tersebut. Oleh karena itu, seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu penjelasan resmi dari lembaga berwenang.

Di waktu yang hampir bersamaan, sejumlah kendaraan aparat kepolisian terlihat berada di sekitar rumah dinas Sekretaris Daerah Kuansing. Kehadiran aparat tersebut turut memunculkan berbagai pertanyaan dan perhatian masyarakat terkait perkembangan situasi yang terjadi.

Pada Selasa pagi, awak media kembali mendapati ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati dalam kondisi tersegel. Kondisi tersebut semakin meningkatkan perhatian publik terhadap proses yang tengah berlangsung.

Hingga saat ini, Juru Bicara KPK belum memberikan pernyataan resmi mengenai ada atau tidaknya kegiatan penyidikan maupun penindakan di Kabupaten Kuantan Singingi, termasuk perkara yang mungkin sedang ditangani.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi juga belum menyampaikan klarifikasi resmi terkait informasi yang berkembang maupun kondisi penyegelan sejumlah ruangan di lingkungan Kantor Bupati.

RibakNews.com masih terus berupaya memperoleh konfirmasi dari KPK, Pemerintah Kabupaten Kuansing, dan pihak-pihak terkait lainnya guna menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Berita ini akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari instansi yang berwenang.

(Batubara).