Dari Ngopi Bareng Kapolres Inhil, Ketua IWO Riau Gaungkan Perlinsos Ke 12 Kabupaten/Kota

RibakNews.com (Inhil) —Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau, Muridi Susandi, mengajak anggota IWO di 12 kabupaten/kota se-Riau ikut mengambil peran sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Ajakan itu disampaikan Muridi setelah bersilaturahmi dan ngopi bareng Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto bersama insan media di Tembilahan.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres mengajak insan pers ikut berperan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait Perlinsos Digital. Gagasan itu mendapat respons positif dari Muridi.

“Saya mengapresiasi apa yang disampaikan Kapolres Inhil. Ini gagasan yang baik. Wartawan dekat dengan masyarakat, sehingga saya mengajak kawan-kawan IWO di 12 kabupaten/kota untuk ikut mengambil peran sebagai agen Perlinsos sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Muridi.

Menurut Muridi, peran wartawan tidak berhenti pada menyampaikan informasi melalui pemberitaan. Kedekatan wartawan dengan masyarakat juga dapat menjadi modal untuk membantu warga memperoleh informasi dan mengakses layanan secara benar.

“Kita setiap hari bertemu masyarakat, mulai dari perkotaan, kecamatan, desa hingga pelosok. Kalau keberadaan kita juga bisa membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan mengakses layanan resmi, tentu manfaatnya akan semakin besar,” ujarnya.

Muridi menilai ajakan Kapolres Inhil tersebut juga menunjukkan terbukanya ruang kolaborasi antara Polri dan insan pers dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah AKBP Donny Eko Listianto yang memanfaatkan pertemuan santai bersama insan media untuk berdiskusi mengenai persoalan dan program yang bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.

“Ngopi bareng mungkin terlihat sederhana, tetapi dari ruang diskusi seperti inilah bisa muncul gagasan yang bermanfaat. Saya mengapresiasi Kapolres Inhil yang membuka ruang komunikasi dengan insan pers,” kata Muridi.

Muridi menjelaskan Perlinsos Digital bukan bantuan sosial baru, melainkan bagian dari transformasi digital dalam pendataan dan pengelolaan perlindungan sosial.

Kehadiran agen diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih mengalami kendala dalam proses digital, termasuk penggunaan NIK, Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta tahapan verifikasi sesuai ketentuan.

Di Indragiri Hilir, sejumlah wartawan telah mulai mengambil peran sebagai agen Perlinsos. Salah satunya Sekretaris PD IWO Inhil, Habibie dan rekan-rekan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Inhil.

Muridi mengapresiasi langkah tersebut dan berharap anggota IWO lainnya dapat ikut mengambil peran apabila memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

“Sekretaris PD IWO Inhil, Habibie, sudah lebih dahulu bergerak. Ini contoh bahwa wartawan bisa memberikan kontribusi bukan hanya melalui karya jurnalistik, tetapi juga lewat kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.

Meski mendorong anggotanya terlibat, Muridi mengingatkan agar peran sebagai agen Perlinsos tetap dijalankan secara profesional dan sesuai mekanisme resmi.

Ia juga menegaskan keterlibatan tersebut tidak boleh mengganggu independensi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Profesi tetap harus dijaga. Ketika menjalankan tugas jurnalistik, kita tetap wartawan yang independen dan profesional. Ketika mengambil peran sosial, jalankan sesuai aturan dan niatkan untuk membantu masyarakat,” kata Muridi.

Muridi berharap gagasan yang bermula dari silaturahmi bersama Kapolres Inhil itu dapat membawa manfaat lebih luas hingga ke 12 kabupaten/kota di Riau.

“Dari secangkir kopi dan silaturahmi, lahir sebuah ajakan untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat. Kalau ini baik dan bermanfaat, mari kita gerakkan bersama,” tutup Muridi.

(Batubara).