RibakNews.com (Pekanbaru) –Maraknya Isu terkait pembangunan Rumah Sakit (RS), Bhayangkara Polda Riau, yang berada tepat didepan Kantor Gubernur Provinsi Riau, pusat kota Pekanbaru yang dilaksanakan oleh PT. Bina Artha perkara. Selasa (26/11/2024).
Adapun isu yang tersebar luas tersebut terkait kurangnya pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dalam pelaksanaan dilapangan oleh beberapa pemberitaan.
Menanggapi hal tersebut, pihak PT. Bina Artha perkara selaku pelaksana atau pemenang tender memberikan jawaban melalui surat resminya kepada Media RibakNews.com dengan beberapa poin penting sebagai berikut :
1. PT. Bina Artha perkasa menegaskan untuk terus berkomitmen dalam menjalankan Standard operasional K3 melalui rencana tindak lanjut tegas baik dalam mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan bersama yaitu di terapkannya pencegahan dgn menyediakan alat kelengkapan K3 bahkan pengamanan sekitar seperti safety deck dan jaring pengaman.
2. Kontraktor mengakui jika penerapan K3 dilapangan kurang optimal dikarenakan oknum pekerja yang kurang taat, sehingga upaya dilapangan langsung menjatuhkan hukuman dengan berbagai tingkatan baik dari peringatan sampai pada pemecatan kepada oknum tersebut sebagai tindakan tegas dan upaya management untuk efek jera dan meningkatkan presentasi penerapan SOP K3 dilapangan.
3. PT. Bina Artha perkasa menyadari bahwa kegiatan dilapangan memang dapat berpotensi menimbulkan gangguan untuk sekitar namun hal ini bukan hal yang disengaja, hal ini demi tercapainya quality control terhadap penjagaan mutu pekerjaan dilapangan, contohnya pada pengecoran plat beton itu dilakukan secara berkesinambungan untuk menjaga tingkat monolite-nya struktur beton tersebut dan juga kami menghindari pengecoran disaat hujan deras untuk menjaga kualitas beton sehingga pengecoran sering menyentuh waktu istirahat dan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini
4. Management perusahaan berkomitmen tinggi untuk melaksanakan pekerjaan ini sebaik-baiknya karena sadar betul bahwa bangunan ini terletak tepat di salah satu trandmark provinsi Riau dan lagipula bangunan ini kedepan dicanangkan sebagai rumah sakit rujukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di provinsi Riau ini, hal di atas adalah penambah semangat integritas management untuk terus menjaga dan meningkatkan terkait motto perusahaan yaitu “tepat mutu, tepat waktu”.
PT. BAP juga menuturkan bahwa mengakui integritas tinggi dan ketelitian penanganan teknis dari pihak konsultan MK yaitu PT. Primega Sania lestari KSO PT prisma karya utama sehingga tercapainya penjagaan quantity dan quality produksi dalam pembangunan rumah sakit Bhayangkara presisi ini, begitu juga pendampingan teknis dari pihak dinas PUPR provinsi Riau khususnya PPTK dan PPK dalam pelaksanaan pekerjaan ini
Masyarakat berharap dan berdoa agar pelaksanaan pekerjaan Rumah Sakit Bhayangkara Presisi dapat sukses sebagaimana yang diharapkan oleh bapak Kapolda Riau, bahwa bangunan ini menjadi icon Provinsi Riau apalagi lokasinya yang tepat Di Jantung Kota Pekanbaru dan tentunya dengan suksesnya pembangunan fasiltas umum ini akan menjadi kebanggaan kita bersama sebagai masyarakat Provinsi Riau.
(Batubara).










