PROJO Pekanbaru Dukung Jokowi Jadi Ketum PSI, Relawan Siap Merapat dan Bidik Senayan 2029

RibakNews.com (Pekanbaru) —Dorongan agar Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memimpin Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapat respons positif dari kalangan relawan di Riau. Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PROJO Pekanbaru, Ibnu, menyatakan dukungannya terhadap wacana Jokowi menjadi Ketua Umum PSI.

Dukungan tersebut sekaligus membuka peluang bagi relawan Jokowi untuk merapat ke PSI, dengan harapan dapat berkontribusi membawa partai berlambang gajah itu menembus parlemen pada Pemilu 2029.

Bagi Ibnu, hubungan Jokowi dengan para relawannya memiliki sejarah panjang. Kebersamaan yang terbangun sejak kontestasi politik sebelumnya tidak hanya didasarkan pada kepentingan memenangkan pemilihan, tetapi juga semangat menjaga hubungan dengan masyarakat.

Dalam pandangannya, apabila Jokowi dipercaya memimpin PSI, momentum tersebut dapat menjadi ruang baru bagi relawan untuk melanjutkan pengabdian politik melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan rakyat.

Dukungan dari Pekanbaru muncul di tengah berkembangnya aspirasi sejumlah kader PSI yang menginginkan Jokowi mengambil peran lebih besar dalam kepemimpinan partai.

Meski demikian, wacana tersebut masih menjadi bagian dari dinamika politik. Hingga kini, jabatan Ketua Umum PSI tetap dipegang Kaesang Pangarep.

Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, pada Kamis (22/10/2026) menegaskan bahwa partainya belum memiliki rencana menjadikan Jokowi sebagai ketua umum. PSI saat ini lebih memprioritaskan penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.

Sebelumnya, Jokowi secara terbuka menunjukkan kartu anggota PSI pada 26 September 2026. Pimpinan partai juga telah menyampaikan rencana pengukuhan Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina pada November mendatang.

Bagi kalangan relawan yang mendukung gagasan tersebut, Pemilu 2029 bukan semata-mata persoalan memenangkan kursi parlemen. Kehadiran partai politik juga diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat dan pengambilan kebijakan.

Dukungan Ibnu menunjukkan adanya keinginan dari lingkungan relawan di Pekanbaru agar Jokowi mengambil peran kepemimpinan lebih besar di PSI. Namun, sikap tersebut belum menjadi keputusan resmi seluruh jajaran organisasi PROJO untuk bergabung dengan partai tersebut.

Di tengah dinamika politik nasional, wacana kepemimpinan Jokowi dan peluang bergabungnya relawan menjadi bagian dari perkembangan politik yang menarik untuk dicermati menjelang Pemilu 2029.

Pada akhirnya, keputusan mengenai posisi Jokowi berada dalam mekanisme internal PSI. Sementara bagi relawan, harapan menuju Senayan tetap harus dibarengi kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, dan kemampuan memperjuangkan kepentingan rakyat.

(Rls Projo).