RibakNews.com (Jakarta) —Menginjak usia berlian, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bersiap menggelar hajatan besar yang akan menentukan arah kontribusi taktis organisasi terhadap masa depan geopolitik dan ekonomi Indonesia. Majelis Nasional KAHMI secara resmi mengumumkan penyelenggaraan Simposium Nasional HUT ke-60 KAHMI bertajuk “KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa”, yang akan digelar pada 9–10 September 2026 di Gedung Nusantara V MPR RI, Senayan, Jakarta.
Simposium ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Di tengah dinamika global dan transisi menuju Indonesia Emas 2045, KAHMI memosisikan diri sebagai jangkar intelektual yang mempertemukan para pengambil kebijakan tertinggi, akademisi, dan praktisi lintas sektor untuk merumuskan peta jalan (roadmap) kedaulatan hakiki Indonesia.
Koordinator Presidium MN KAHMI sekaligus Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Romo Syafe’i, menegaskan bahwa momentum 60 tahun ini adalah titik balik reflektif yang krusial.
“KAHMI hadir bukan hanya sebagai wadah nostalgia para alumni. Kita menghadapi tantangan nyata di sektor pangan, energi, hukum, dan SDM. Melalui simposium ini, kami ingin menegaskan bahwa kedaulatan energi, pangan, kesehatan, ekonomi, politik, dan hukum adalah fondasi mutlak yang tidak bisa ditawar menuju Indonesia Emas 2045. Alumni HMI siap berdiri di garda terdepan sebagai mitra kritis sekaligus motor penggerak untuk memastikan bangsa ini berdaulat, adil, dan sejahtera,” tegas Muhammad Romo Syafe’i.
Misi Strategis Simposium
Simposium nasional ini dirancang untuk menjawab empat pilar tantangan kebangsaan saat ini:
1.Merawat Persatuan Nasional.
Menyatukan potensi dan jejaring strategis alumni lintas fraksi, profesi, dan generasi demi menjaga stabilitas serta kedaulatan NKRI.
2.Menguatkan Peran Sektoral. Mengonstruksi sumbangsih pemikiran konkret yang berdampak langsung pada ketahanan domestik.
3. Mengisi Kemerdekaan. Mengukuhkan posisi KAHMI sebagai mitra kritis pemerintah yang objektif dan berbasis solusi untuk pembangunan berkelanjutan.
4.Akselerasi Kaderisasi Intelektual: Menjembatani pengalaman para tokoh senior dengan visi segar generasi muda guna mempersiapkan estafet kepemimpinan nasional.
Agenda Utama dan Pemateri Kelas Dua Hari
Simposium ini akan menyajikan diskusi kebijakan dan pemaparan eksklusif dari para menteri kabinet serta pemikir paling berpengaruh di Indonesia saat ini:
Hari Pertama – Rabu, 9 September 2026
Sidang Pleno Pembukaan: Keynote Speech oleh Ahmad Muzani (Ketua MPR RI), yang akan membedah arah haluan negara dan peran strategis ormas dalam menjaga konstitusi.
Sesi I: Kandungan Bumi dan Kemandirian Energi untuk Kesejahteraan Rakyat
Narasumber: Bahlil Lahadalia (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI). Sesi ini akan mengupas tuntas strategi hilirisasi nasional dan peta jalan transisi energi bersih tanpa mengorbankan hajat hidup rakyat.
Sesi II: Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Maju
Narasumber: Andi Amran Sulaiman (Menteri Pertanian RI). Diskusi intensif mengenai swasembada pangan, mitigasi krisis iklim global, dan nasib petani di era modernisasi agrikultur.
Hari Kedua – Kamis, 10 September 2026
Sesi I: Akselerasi SDM dan Kesehatan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045
Narasumber: Prof. Brian Yuliarto (Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI). Membedah transformasi kurikulum berbasis deep-tech dan riset kesehatan guna melahirkan generasi yang kompetitif secara global.
Sesi II: Restorasi Tata Kelola Ekonomi, Politik, dan Hukum untuk Kedaulatan Bangsa
Narasumber: Prof. Dr. Mahfud MD, Prof. Dr. Arief Satria, serta jajaran tokoh nasional lainnya. Sesi pamungkas yang diprediksi berjalan hangat, membahas penguatan kelembagaan hukum, etika politik, dan stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.
Mengapa Anda Harus Hadir?
Acara ini merupakan kesempatan langka bagi para akademisi, aktivis, praktisi hukum, pelaku usaha, pengamat kebijakan publik, serta keluarga besar HMI dan KAHMI untuk berdialog langsung dengan para penentu kebijakan (policy makers). Di sinilah gagasan-gagasan besar yang akan memengaruhi regulasi nasional ke depan diuji dan diperdebatkan.
Detail Informasi dan Pendaftaran:
-Lokasi: Gedung Nusantara V MPR RI, Senayan, Jakarta
-Tanggal: Rabu dan Kamis, 9–10 September 2026
-Waktu: 09.00 – 16.30 WIB
-Fasilitas: E-Sertifikat Resmi MN KAHMI dan Akses Dokumen Rekomendasi Kebijakan (bagi peserta terdaftar).
Majelis Nasional KAHMI mengundang dengan hormat seluruh elemen bangsa untuk hadir, menyumbang ide, dan menjadi saksi sejarah perumusan manifesto KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa. Kuota kursi di Gedung Nusantara V sangat terbatas. Amankan kursi Anda sekarang dan jadilah bagian dari perubahan!
(Yogi).










