RibakNews.com (Pekanbaru) —Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PROJO Provinsi Riau terus memperkuat konsolidasi dan soliditas organisasi. Hal tersebut dibuktikan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PROJO Riau Tahun 2026 yang berlangsung pada Selasa (03/11/2026), bertempat di Aneka Bakaran, Jalan Riau Nomor 151 E, Pekanbaru.
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB tersebut menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus DPD PROJO Riau untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta merumuskan arah gerakan organisasi ke depan.
Rakerda ini juga menjadi bagian dari komitmen PROJO Riau dalam memastikan seluruh jajaran organisasi tetap solid, terstruktur, dan bergerak sesuai garis kebijakan serta arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PROJO.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Sony Magranta Silaban, ST., M.Ling, selaku Ketua DPP PROJO Bidang Pertanian yang hadir mewakili DPP PROJO. Turut hadir pula ST. Jhon F Dongoran, SE, selaku Dewan Penasehat DPD PROJO Riau.
Ketua DPD PROJO Riau, Dodi Kurniawan, SE, menegaskan bahwa Rakerda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan forum strategis untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi perjalanan organisasi, sekaligus mempersiapkan langkah-langkah konkret dalam menjalankan program kerja.
Menurut Dodi, kekuatan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari besarnya nama atau jumlah pengurus, tetapi dari soliditas, loyalitas, kedisiplinan, dan kemampuan seluruh kader dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.
“Rakerda ini menjadi momentum bagi kita untuk memperkuat barisan, menyatukan persepsi, dan memastikan seluruh jajaran DPD PROJO Riau tetap solid. Kita ingin organisasi ini tumbuh semakin kuat, semakin terarah, dan mampu bekerja nyata di tengah masyarakat,” tegas Dodi.
Ia juga menekankan bahwa DPD PROJO Riau berkomitmen menjalankan setiap arahan dan kebijakan DPP secara konsisten, dengan tetap memperhatikan dinamika serta kebutuhan masyarakat di Provinsi Riau.
“Sebagai bagian dari keluarga besar PROJO, kita harus tetap satu komando dalam menjalankan kebijakan organisasi. Perbedaan pandangan dalam dinamika organisasi merupakan hal yang wajar, tetapi jangan sampai mengurangi persatuan dan soliditas. Yang terpenting adalah bagaimana kita bergerak bersama, bekerja bersama, dan membesarkan organisasi,” lanjutnya.
Dodi juga menyampaikan bahwa PROJO Riau harus mampu menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata terhadap kepentingan masyarakat.
Baginya, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting yang harus dijaga melalui kerja nyata, komunikasi yang baik, serta keberanian menyuarakan aspirasi rakyat.
Sementara itu, kehadiran perwakilan DPP PROJO, Sony Magranta Silaban, ST., M.Ling, menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan koordinasi antara kepengurusan daerah dan pusat. Kehadiran unsur DPP diharapkan semakin memperjelas arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program kerja.
Melalui Rakerda 2026 ini, DPD PROJO Riau menegaskan kesiapannya untuk terus melakukan pembenahan organisasi, memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota, serta membangun gerakan yang lebih terukur dan responsif terhadap persoalan masyarakat.
Soliditas menjadi kekuatan, konsolidasi menjadi fondasi, dan kerja nyata menjadi bukti. Semangat tersebut menjadi pesan utama dari pelaksanaan Rakerda DPD PROJO Riau Tahun 2026.
Dengan semangat Setia di Garis Rakyat, PROJO Riau berkomitmen terus memperkuat barisan, menjaga persatuan, dan menjalankan amanah organisasi sesuai arahan DPP demi membangun organisasi yang semakin kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat Riau.
(ADE NF).









