MPLS Ramah, Sekolah Bermakna : SMAN 7 Bekasi Bentuk Generasi Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer

RibakNews.com (Bekasi) —SMA Negeri 7 Bekasi sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Panca Waluya Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai 15–17 Juli 2026 dan dilanjutkan pada 20–21 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung semangat #MPLSRamah, sebuah konsep MPLS yang edukatif, aman, menyenangkan, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Pembukaan kegiatan berlangsung secara resmi dengan dihadiri Perwakilan Inspektorat Provinsi Jawa Barat. Dalam sambutannya disampaikan bahwa MPLS menjadi gerbang awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami budaya belajar, serta menanamkan nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bekal menjalani proses pendidikan.

Nilai-nilai Panca Waluya yang meliputi Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer menjadi landasan utama dalam seluruh rangkaian kegiatan. Melalui nilai tersebut, sekolah berharap peserta didik mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak baik, jujur, cerdas, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik mengikuti berbagai materi dan aktivitas yang dirancang untuk mempercepat proses adaptasi di lingkungan sekolah. Materi yang diberikan mencakup pengenalan visi dan budaya sekolah, tata tertib, wawasan kebangsaan, pendidikan karakter Panca Waluya, literasi digital, pencegahan perundungan, bahaya penyalahgunaan narkoba, penguatan profil peserta didik, hingga pengenalan organisasi sekolah melalui kegiatan yang interaktif dan inspiratif bersama guru, narasumber, serta para siswa.

Rangkaian kegiatan ditutup pada Selasa, 21 Juli 2026, oleh Perwakilan Inspektorat Provinsi Jawa Barat. Penutupan diawali dengan Aksi Ekologi, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Seluruh peserta didik baru bersama guru, tenaga kependidikan, dan panitia bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah serta area sekitarnya, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol komitmen menciptakan lingkungan belajar yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta didik tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan belajar yang baru, tetapi juga diajak membangun rasa tanggung jawab terhadap lingkungan, memperkuat budaya gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian sosial sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 7 Bekasi.

Kepala SMAN 7 Bekasi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perwakilan Inspektorat Provinsi Jawa Barat, seluruh panitia, guru, tenaga kependidikan, OSIS, MPK, orang tua, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MPLS Panca Waluya Tahun Ajaran 2026/2027.

Dengan mengusung semangat #MPLSRamah, SMAN 7 Bekasi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari perundungan. Melalui pendidikan karakter berbasis nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer, sekolah berharap mampu mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.

(Batubara).